Skip to main content

Peringati Hari Anak Nasional, PT MRT Jakarta (Perseroda) Selenggarakan Kampanye Transportasi Publik di Sekolah

Image
GtS SMAN 46
Peserta sosialisasi berfoto bersama setelah acara selesai. Foto oleh PT MRT Jakarta (Perseroda)/Irwan Citrajaya. 24-7-2023.

Sebagai bagian dari upaya membangun kesadaran sejak dini akan pentingnya menggunakan transportasi publik sebagai moda mobilitas sehari-hari, PT MRT Jakarta mengunjungi sekolah-sekolah di sepanjang jalur MRT Jakarta dan menggelar kampanye terkait hal tersebut. Kali ini, sosialisasi digelar pada Senin (24-7-2023) di SMAN 46 Jakarta yang berjarak sekitar 400 meter dari Stasiun Blok A. Sosialisasi dihadiri oleh setidaknya 60-an siswa dan tiga orang guru. Tim dari Customer Engagement Division memaparkan sejumlah program menarik yang bisa diikuti oleh anak-anak dengan memanfaatkan media sosial.

Salah satu murid kelas II-2, Zahra, mengatakan bahwa setiap hari ia menggunakan MRT Jakarta saat berangkat dan pulang sekolah. “Saya naik dari Stasiun Fatmawati Indomaret dan turun di Stasiun Blok A. Bayarnya Cuma Rp6.000,00. Lebih murah daripada naik ojek daring,” ceritanya. Temannya, Arsya, juga mengatakan bahwa sudah rutin naik MRT Jakarta sejak kelas 10. “Saya pakai aplikasi MRT-J soalnya dulu lupa bawa kartu,” ujarnya. Menurut mereka, alasan utama menggunakan MRT Jakarta ialah kecepatan waktu perjalanan dan kenyamanan selama diperjalanan. Aspek kebersihan juga menjadi pilihan.

Image
GtS SMAN 46
Zahra menunjukkan aplikasi MRT-J di ponselnya. Foto oleh PT MRT Jakarta (Perseroda)/Irwan Citrajaya. 24-7-2023.

Program Goes to School merupakan salah satu strategi yang digunakan untuk menjangkau calon pengguna jasa MRT Jakarta dari usia anak-anak. Dengan mendatangi sekolah dan juga menyediakan kegiatan yang disukai, diharapkan anak-anak akan terbiasa menggunakan transportasi publik dalam mobilitasnya. PT MRT Jakarta (Perseroda) terus mengampanyekan penggunaan transportasi umum menyentuh lebih banyak lagi anak-anak usia sekolah. Hal ini perlu dilakukan agar masa depan dan perubahan yang lebih baik dalam sektor transportasi publik serta pembangunan kawasan berbasis transit dapat terwujud.

Bagi pengajar, sosialiasi ini memberikan dampak positif bagi siswa. “Kami berterima kasih telah dikunjungi. Kegiatan ini sangat bermanfaat dan positif. Sangat bagus karena lebih memperkenalkan keberadaan MRT di lingkungan tempat tinggal dan sekolah,” kata Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMP Negeri 46 Jakarta Selatan Maryana Sipayung. “Masukan saya adalah materinya dapat dibuat lebih menarik lagi dengan menampilkan video-video suasana di dalam stasiun atau kereta karena banyak murid kami yang belum pernah naik MRT Jakarta,” pungkasnya.