Skip to main content

MRT Jakarta Pertahankan Ketepatan Waktu 100 persen pada November 2022  

Image
ridership
Suasana di dalam ratangga saat jam sibuk. Foto oleh PT MRT Jakarta (Perseroda)/Irwan Citrajaya. 

Ketepatan waktu merupakan faktor utama layanan MRT Jakarta. Pada November 2022, PT MRT Jakarta (Perseroda) berhasil mempertahankan ketepatan waktu 100 persen. Ketepatan waktu ini mencakup ketepatan waktu kedatangan antar-stasiun, lama berhenti (waktu tunggu) di stasiun, dan waktu tempuh per lintas (perjalanan). Ketepatan waktu ini dilaksanakan sebanyak 7.742 jumlah perjalanan. Pada November ini pula total penumpang mencapai 2.154.619 orang dengan rata-rata per hari 71.821 orang.    

            Untuk menaikkan angka keterangkutan, PT MRT Jakarta (Perseroda) bekerja sama dengan berbagai pihak, terutama dari industri wisata seperti sektor kuliner, aktivitas, hingga pusat perbelanjaan, kesehatan, pendidikan, hingga promo tiket di sejumlah tempat wisata. Kerja kolaborasi dengan sejumlah operator transportasi publik pengumpan (feeder) juga mendorong peningkatan angka keterangkutan seperti PPD, Tebengan, dan yang terbaru, Swoop. Kehadiran angkutan pengumpan ini akan berdampak tidak saja terhadap kenaikan angka keterangkutan, namun juga mendorong kebudayaan menggunakan platform berbagi kendaraan (ride sharing). Secara angka, operator pengumpan ini menyumbang sekitar 13--14 persen angka keterangkutan dari total ridership MRT Jakarta.

Pada awal 2022, PT MRT Jakarta (Perseroda) menargetkan angka keterangkutan rata-rata harian dapat menyentuh 40 ribu orang per hari. Hal ini dapat terwujud apabila sejumlah kebijakan dapat dilaksanakan seperti percepatan regulasi yang mendukung penggunaan transportasi publik oleh pemerintah seperti electronic road pricing, penyesuaian tarif parkir, serta integrasi sempurna (infrastruktur, jalur, dan tarif) makin terwujud. Meski demikian, PT MRT Jakarta (Perseroda) optimistis target tersebut dapat tercapai melihat grafik kenaikan jumlah penumpang yang menunjukkan peningkatan. Bahkan, target tersebut direvisi menjadi 50 ribu orang per hari.

Image
retail di stasiun
Pengguna MRT Jakarta antre membeli minuman di salah satu gerai di Stasiun Senayan. Foto oleh PT MRT Jakarta (Perseroda)/Irwan Citrajaya. 

Sebagai bagian dari inovasi dan mengikuti tren digital oleh masyarakat, pengguna jasa MRT Jakarta dapat menggunakan aplikasi MRT Jakarta di ponsel pintar untuk membeli tiket perjalanan, menggunakan poin penggunaan untuk ditukar dengan berbagai promo, bahkan menonton film dan bermain gim ponsel. Seluruh fitur gaya hidup ini bertujuan untuk memberikan pengalaman penuh kepada pelanggan saat menggunakan layanan MRT Jakarta.   

Di lingkungan MRT Jakarta, baik stasiun maupun ratangga, pemberlakuan Protokol Bangkit mutlak dilaksanakan. Bagi PT MRT Jakarta (Perseroda), aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pengguna jasa selalu menjadi prioritas perseroan. MRT Jakarta secara konsisten menerapkan protokol kesehatan di stasiun dan ratangga demi keselamatan bersama melalui Protokol Bangkit yang mendapatkan apresiasi baik dari masyarakat sebagai bentuk nyata dalam mengurangi risiko penyebaran COVID-19 di MRT Jakarta.