Skip to main content

Pembangunan Taman Literasi Martha Christina Tiahahu Capai 87 Persen

Image
taman literasi MCT
Area amphitheater sebagai salah satu fitur unggulan di Taman Literasi Martha Christina Tiahahu. Foto oleh PT MRT Jakarta (Perseroda)/Irwan Citrajaya. 

            Upaya menghadirkan lebih banyak ruang terbuka publik di Jakarta terus digalakkan. Pembangunan kota dengan orientasi terhadap pejalan kaki dan pengguna transportasi publik mendorong hadirnya infrastruktur yang tidak lagi sekadar mengakomodir lalu lalang dan mobilitas masyarakat yang lebih aman dan nyaman, namun juga sebagai ruang-ruang interaksi dan kreativitas warga. Salah satunya ialah Taman Literasi Martha Christina Tiahahu. Sejak dicanangkan pembangunannya pada Oktober 2021 lalu, per 18 Juli 2022, revitalisasi taman telah mencapai 87 persen dengan sisa pekerjaan seperti instalasi kelistrikan dan arsitektural. Targetnya, pada akhir Juli 2022, taman sudah menyelesaikan konstruksinya. Per 18 Juli lalu,

            “Ada tiga kegiatan utama yang perlu mendapat perhatian lebih saat taman ini dibuka untuk publik. Pertama, kegiatan bersama komunitas. PT Integrasi Transit Jakarta sedang merangkul komunitas-komunitas yang ada di sekitar kawasan ini agar dapat bersama-sama mendukung dan menjaga keberadaan taman ini ke depannya,” ujar Direktur Utama PT ITJ Aidin Barlean saat ditemui di lokasi. “Kedua, kita akan melakukan kerja sama bisnis untuk kegiatan tertentu atau untuk gerai-gerai retail yang nantinya akan mengisi tempat ini. Kerja sama bisnis ini dibutuhkan agar biaya operasionalnya tidak terlalu membebankan APBD DKI Jakarta. Dan ketiga, pengelolaan kawasan taman sebagai antisipasi keramaian pengunjung,” jelasnya.

Image
taman literasi MCT
Direktur Utama PT ITJ Aidin Barlean saat mendampingi Direktur Pengembangan Bisnis PT MRT Jakarta (Perseroda) Farchad Mahfud dalam kunjungan ke area pembangunan Taman Literasi Martha Christina Tiahahu. Foto oleh PT MRT Jakarta (Perseroda)/Irwan Citrajaya. 

            Pentingnya kegiatan tersebut mendorong upaya erat membangun koordinasi lintas institusi terkait. Salah satunya dengan menggelar kunjungan bersama management walkthrough yang diikuti oleh institusi dari PT MRT Jakarta (Perseroda), PT ITJ, Koramil Kebaroyan Baru, Polsek Kebayoran Baru, Kecamatan Kebayoran Baru, Dinas Perhubungan DKI Jakarta, dan Satpol PP. Direktur Pengembangan Bisnis PT MRT Jakarta (Perseroda) Farchad Mahfud hadir langsung dalam kunjungan pada Kamis (21-7-2022) lalu.  

            “Saya mengucapkan terima kasih atas kesediaan Bapak dan Ibu sekalian dalam kegiatan kunjungan bersama ini. Momen seperti ini merupakan hal penting bagi kita untuk melihat langsung kondisi di lapangan karena seringkali pertemuan seperti ini dapat memecahkan permasalahan dan pengambilan keputusan hingga rencana aksi secara langsung,” ujar ia. “Semoga ke depannya, kita akan lakukan lebih rutin lagi kunjungan lapangan ini bukan hanya di Taman Literasi Martha Christina Tiahahu ini, namun juga di lokasi pembangunan infrastruktur TOD lainnya,” pungkasnya.   

Taman yang dibangun pada 1948 ini merupakan bagian dari rencana pengembangan kawasan berorientasi transit Blok M—Sisingamangaraja. Taman seluas sekitar 9.170 meter persegi tersebut dilengkapi dengan fitur-fitur seperti paviliun literasi, selasar pandang, galeri, amphitheater, taman plaza, taman bermain, forest walk, hingga kolam teratai. Sejumlah fasilitas pendukung seperti perpustakaan, ruang baca, ruang diskusi, toko buku, kedai kopi, musala, dan kantor akan tersedia.