Sepanjang Weekdays Februari 2026, 161 Ribu Pelanggan Per Hari Naik MRT Jakarta
PT MRT Jakarta (Perseroda) mencatatkan 161.417 pelanggan menggunakan MRT Jakarta setiap hari kerja Senin—Jumat pada Februari 2026. Angka ini naik dari bulan sebelumnya, yaitu 159 ribu pelanggan per hari. Sedangkan pada akhir pekan, sebanyak 82.821 pelanggan tercatat menggunakan layanan MRT Jakarta. Total angka keterangkutan (ridership) pada Februari 2026 mencapai 3.733.714 pelanggan dengan rata-rata harian 133.347 pelanggan.
Stasiun dengan jumlah pelanggan tertinggi tercatat di Stasiun Dukuh Atas BNI dengan 647.049 pelanggan. Stasiun Blok M BCA dengan 407.406 pelanggan di urutan kedua, dan Stasiun Lebak Bulus Bank Syariah Indonesia dengan 392.089 di urutan ketiga, dan Stasiun Bundaran HI Bank Jakarta dengan 387.627 pelanggan di urutun ke empat, serta Stasiun Bendungan Hilir dengan 291.580 pelanggan di urutan kelima.
Kelima stasiun tersebut merupakan stasiun yang terintegrasi dengan moda transportasi publik lainnya serta bangunan di sekitarnya. Selain integrasi, tingginya penggunaan stasiun tersebut juga dipengaruhi oleh transit mitra feeder, dan program gaya hidup dan event.
MRT Jakarta juga mencatatkan relasi Stasiun Blok M BCA ke Stasiun Dukuh Atas BNI sebagai perjalanan favorit/tertinggi pelanggan dengan 3,59 persen dari total perjalanan. Relasi favorit tersebut menunjukkan bahwa Dukuh Atas yang telah tumbuh sebagai kawasan transit integrasi antarmoda dari luar Jakarta menuju kawasan Blok M yang tumbuh sebagai pusat kegiatan masyarakat perkotaan.
Konsistensi angka keterangkutan saat hari kerja di atas 150--160 ribu pelanggan per hari menunjukkan besarnya antusiasme masyarakat menggunakan transportasi publik saat weekdays.
Untuk menaikkan angka keterangkutan, PT MRT Jakarta (Perseroda) bekerja sama dengan berbagai pihak, terutama dari industri wisata seperti sektor kuliner, aktivitas, hingga pusat perbelanjaan, kesehatan, pendidikan, hingga promo tiket di sejumlah tempat wisata. Kerja kolaborasi dengan sejumlah operator transportasi publik pengumpan (feeder) juga mendorong peningkatan angka keterangkutan. Lebih jauh lagi, moda pengumpan ini juga mengangkut dari kawasan hunian langsung menuju stasiun terdekat.
Kehadiran angkutan pengumpan ini akan berdampak tidak saja terhadap kenaikan angka keterangkutan, namun juga mendorong kebudayaan menggunakan platform berbagi kendaraan (ride sharing). Secara angka, operator pengumpan ini menyumbang sekitar 22--23 persen angka keterangkutan dari total ridership MRT Jakarta.
Terhitung sejak Mei 2023, waktu operasional ratangga dan stasiun saat akhir pekan yang biasanya mulai pukul 6 dan berakhir pada pukul 24.00, menjadi pukul 5 hingga 24.00 sebagai bentuk dukungan terhadap aktivitas masyarakat pada akhir pekan di sepanjang jalur MRT Jakarta. Penambahan jam operasional pun dilakukan saat penyelenggaraan event dengan massa yang besar di sepanjang jalur MRT Jakarta seperti festival seni budaya atau perayaan pergantian tahun baru.
PT MRT Jakarta (Perseroda) berterima kasih kepada masyarakat yang telah menaruh kepercayaannya terhadap layanan MRT Jakarta dan mitra-mitra pengumpannya sehingga lebih banyak orang yang menggunakan MRT Jakarta dalam mobilitas sehari-harinya.
Sebagai bagian dari inovasi dan mengikuti tren digital oleh masyarakat, pengguna jasa MRT Jakarta dapat menggunakan aplikasi MRT Jakarta di ponsel pintar untuk membeli tiket perjalanan, menggunakan poin penggunaan untuk ditukar dengan berbagai promo, bahkan menonton film dan bermain gim ponsel. Seluruh fitur gaya hidup ini bertujuan untuk memberikan pengalaman penuh kepada pelanggan saat menggunakan layanan MRT Jakarta.
Pembelian tiket rombongan (maksimal lima tiket per akun) melalui aplikasi di ponsel berbasis android pun dapat dilakukan sehingga memudahkan bagi pelanggan rombongan untuk bepergian. PT MRT Jakarta (Perseroda) juga menyediakan mesin top up uang elektronik keluaran bank di setiap stasiun. Inovasi melalui mesin tiket kertas kode QR juga disediakan untuk memudahkan masyarakat saat membeli tiket. PT MRT Jakarta (Perseroda) menyediakan mesin tiket kertas kode QR versi mobile, seperti mesin EDC, di mana pengguna jasa dapat memesan, membayar, dan mencetak tiket kertas melalui alat mobile yang dibawa oleh petugas stasiun saat kondisi sedang ramai.
Yang terbaru, MRT Jakarta menyediakan merchadise tiket yang dapat digunakan untuk melakukan perjalanan. Hadir dalam bentuk gantungan lucu (charm), lanyard, pop-socket, dan lainnya. Kelebihannya, allride dapat terhubungkan (pairing) dengan aplikasi MyMRTJ dan allride wallet by GoPay. Masyarakat yang ingin mendapatkan charm, dapat berkunjung ke MRT Merch Market yang berlokasi di Stasiun Blok M BCA.