Stasiun Sisingamangaraja

Sebagai stasiun layang terakhir MRT Jakarta Fase 1, Stasiun Sisingamangaraja terintegrasi dalam kompleks Gedung Sekretariat ASEAN. Gedung ini akan menjadi landmark dari area stasiun. Desainnya mengangkat tema ASEAN, multikultural, persatuan dalam keberagaman. Unsur warna yang dimunculkan adalah coklat alam dan gradasi abu-abu.

Eksterior:

  • Desain fasad stasiun memakai elemen garis-garis horizontal yang melambangkan pergerakan dalam gaya modern sederhana. Digunakan aksen kayu secara berulang untuk menitikberatkan identitas stasiun.
  • Panel kaca penahan hujan menciptakan kesan modern ala pusat-pusat perbelanjaan.
  • Atap stasiun mengadopsi sistem ventilasi alamiah yang memungkinkan keluar-masuk udara dengan leluasa.

Interior:

  • Lantai bagian dalam stasiun berpola kotak-kotak, menyiratkan zona pergerakan keluar dan masuk penumpang. Terdapat sebuah desain barikade dermaga sebagai focal point bagian dalam stasiun.
  • Sebuah lantai concourse disediakan khusus untuk area fasilitas umum dan retail. Fasum meliputi toilet untuk pria/wanita/difabel, ruang menyusui, lift bagi difabel. Area retail akan mewadahi atm center, toko serba ada, dan lain-lain.
  • Area menunggu kereta bagi penumpang dibuat nyaman dan aman, dibatasi pagar akrilik berpintu otomatis (platform security door/PSD). Lampu-lampu penanda terletak tepat di muka PSD sehingga mudah dilihat.